Tampilkan postingan dengan label PKI Madiun 1948 / Muso. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKI Madiun 1948 / Muso. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juli 2016

BUKU SEJARAH SILIWANGI - ALBUM KENANGAN PERJUANGAN SILIWANGI.

BUKU SEJARAH SILIWANGI, PENGABDIAN, PENUGASAN, PERKEMBANGAN DAN OPERASI YANG PERNAH DILAKSANAKAN, " ALBUM KENANGAN PERJUANGAN SILIWANGI ", TERBITAN BADAN PEMBINA CORPS SILIWANGI JAKARTA RAYA.









Buku ini bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai kejuangan para pendahulu dan sesepuh Siliwangi, agar menjadi contoh dan teladan bagi generasi muda Indonesia, khususnya generasi muda Siliwangi.

DAFTAR ISI :
1. Kata Pengantar.
1 a. Sambutan Ketua Badan Pembina Corps Siliwangi Jakarta Raya.
2. Sekilas Tentang Prabu Siliwangi.
3. Peristiwa-peristiwa Perlawanan Terhadap Bangsa Asing / Penjajah Di Jawa Barat.
4. Perang Pasific, Peluang Emas Menuju Indonesia Merdeka.
5. Sekitar Proklamasi Kemerdekaan.
6. Peristiwa-peristiwa Penting Di Jakarat Dan Sekitarnya.
7. Peristiwa-peristiwa penting Di Bandung Dan Sekitarnya.
8. Terbentuknya Divisi Siliwangi.
9. Agresi Belanda Ke-1.
10. Perjanjian Renville - Hijrah.
11. Penumpasan Pemberontakan Madiun / PKI - Muso.
12. Agresi Belanda Ke-2 - Long March.
13. Penumpasan DI-TII Kartosuwiryo.
14. Penumpasan Kahar Muzakkar.
15. Penumpasan APR/Westerling.
16. Penumpasan RMS/Soumokil.
17. Penumpasan Pemberontakan Andi Aziz.
18. Penumpasan PRRI / PERMESTA.
19. Misi Siliwangi Ke Manca Negara.
20. Peranan Siliwangi Dalam TRIKORA.
21. Peranan Siliwangi Dalam DWIKORA.
22. Peristiwa Pemberontakan G30S/PKI
23. Penumpasan PGRS/PARAKU.
24. Integrasi Timor Timur.
25. Kegiatan Panglima Dalam Gambar.
26. Derap Kegiatan Di Setiap Kesatuan.

S P E S I F I K A S I  :
- Buku bekas.
- Hard cover bersampul plastik.
- MASIH BAGUS.
- Halaman lengkap.
- Dilengkapi dengan ratusan foto bersejarah.
- Penerbit Badan Pembina Corps Siliwangi Jakarta Raya.
- 800 halaman.
- UKURAN BESAR  = 5 x 21,5 x 30,5 cm.

HARGA  RP 750.000-- (FIX) BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.


UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN MENGHUBUNGI TREEHOUSE KULAMA 081586008604 (SMS / WA / LINE)

UNTUK MELIHAT KOLEKSI KAMI YANG LEBIH LENGKAP, SILAHKAN MENG "KLIK " SITUS-SITUS BERIKUT INI :

www.bukusejarah.com 
www.bukukoleksi.com 
www.bukujadul.com 
bukusejarahdanbiografi.blogspot.co.id 
bukumajalahjadul.blogspot.co.id 
bukug30spki1965.blogspot.co.id 
bukusejarahg30s.blogspot.co.id 
bukubudayajawa.blogspot.co.id 
bukubonsai.blogspot.co.id  
bukusastrapopuler.blogspot.co.id 
bukusiliwangi.blogspot.co.id 
integrasitimortimur.blogspot.co.id 
jualbukupenting.blogspot.co.id 
sepatukudabekas.blogspot.co.id
pasukankomando.blogspot.co.id

MAAF, KAMI TIDAK MELAYANI TRANSAKSI SECARA COD.

Sabtu, 09 Juli 2016

BUKU SEJARAH SILIWANGI ; PERINTAH PRESIDEN SOEKARNO " REBUT KEMBALI MADIUN ".

BUKU SEJARAH SILIWANGI DALAM GERAKAN PENUMPASAN PEMBERONTAKAN PKI MADIUN 1948 PIMPINAN MUSO, " PERINTAH PRESIDEN SOEKARNO : REBUT KEMBALI MADIUN ", KARYA SESEPUH SILIWANGI DAN MANTAN PANGDAM SILIWANGI LETNAN JENDERAL TNI (PURN) HIMAWAN SOETANTO.







Tanggal 18 September 1948, Partai Komunis Indonesia (PKI) pimpinan Musso dan Amir Syarifudin dengan Front Demokrasi Rakyat (FDR), mengadakan kudeta di Madiun dengan menyatakan berdirinya Republik Sovyet Indonesia. Mereka melakukan pembersihan di daerah Madiun dan sekitarnya, tidak sedikit pejabat sipil dan militer yang mereka bunuh. 
Untuk itu pada tanggal 19 September Presiden Soekarno mengucapkan pidato yang pada intinya meminta rakyat dan militer untuk memilih, " Ikut Moeso dengan PKI-nya, yang akan membawa bangkrutnya cita-cita Indonesia merdeka. ATAU Ikur Soekarno - Hatta yang Insya Allah dengan bantuan Tuhan, akan memimpin negara R.I. merdeka, tidak dijajah oleh negara apapun juga. MADIUN HARUS LEKAS DI TANGAN KITA KEMBALI ".

Segera setelah itu rencana operasi penumasan disiapkan dengan ditunjuknya Kolonel Gatot Subroto sebagai Gubernur Militer Surakarta - Semarang, yang mendelegasikan wewenang pengendalian operasi harian kepada Panglima KRU-Z / Siliwangi.
Saat itu Divisi Siliwangi memang sedang berada dan tersebar di Jawa Tengah, dalam rangka melaksanakan Hijrah sesuai isi perjanjian Renville, yang mengharuskan Divisi Siliwangi meninggalkan kantung-kantung kekuasaannya di Jawa Barat. Dalam penugasan inilah para perwira Siliwangi menunjukkan kesetiaannya pada negara,
Dan Siliwangi sebagai pasukan pemukul dan penumpas utama dengan dukungan Divisi Brawijaya, berhasil dengan sangat baik menuntaskan perintah dan kepercayaan yang mereka emban, Semua pucuk pimpinan PKI berhasil ditumpas dan ditangkap.

Para perwira Siliwangi yang namanya di kemudian hari menjadi sangat terkenal saat itu antara lain :\
- Ahmad Nasuhi.
- Umar Wirahadikusumah.
- R.A. Kosasih.
- Kemal Idris.
- Achmad Wiranatakusumah.
- Daeng Muhamad.
- Rukman.
- Sentot Iskandardinata.
- Sambas Atmadinata.
- Edie Sukardi.
- M. Rivai.
- Kaharudin Nasution.
- Moeng Parhadimulyo.
- A.J. Witono.
- Daeng Kosasih.
- Suprayogi.
- A.J. Mokoginta.
- Daan Jahja.
-  Abimanyu.
-  Koesno Oetomo.
- Sadikin.
- Dr. Erie Soedewo.
- Solihin G.P.
- Dan masih banyak nama lainnya.

SPESIFIKASI DAN KONDISI :

-Buku bekas.

-Soft cover.

- Rata-rata masih bagus.
- Halaman lengkap.
Dilengkapi dengan foto dan peta pertempuran.
- Penerbit Sinar Harapan.
- Cetakan ketiga, Juni 1995.
- 323 halaman.
Ukuran 14,4 x 20,3 cm

HARGA @ RP 150.000-- (FIX) BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.


UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN MENGHUBUNGI TREEHOUSE KULAMA 081586008604 (SMS / WA / LINE)

UNTUK MELIHAT KOLEKSI KAMI YANG LEBIH LENGKAP, SILAHKAN MENG "KLIK " SITUS-SITUS BERIKUT INI :

www.bukusejarah.com 
www.bukukoleksi.com 
www.bukujadul.com 
bukusejarahdanbiografi.blogspot.co.id 
bukumajalahjadul.blogspot.co.id 
bukug30spki1965.blogspot.co.id 
bukusejarahg30s.blogspot.co.id 
bukubudayajawa.blogspot.co.id 
bukubonsai.blogspot.co.id  
bukusastrapopuler.blogspot.co.id 
bukusiliwangi.blogspot.co.id 
integrasitimortimur.blogspot.co.id 
jualbukupenting.blogspot.co.id 
sepatukudabekas.blogspot.co.id
pasukankomando.blogspot.co.id

MAAF, KAMI TIDAK MELAYANI TRANSAKSI SECARA COD.

Rabu, 06 Juli 2016

KARLINA UMAR WIRAHADIKUSUMAH, BUKAN SEKADAR ISTRI PRAJURIT (BIOGRAFI ISTRI PRAJURIT SILIWANGI).

BUKU SEJARAH SILIWANGI DAN BIOGRAFI ISTRI TOKOH / SESEPUH SILIWANGI, " KARLINAH UMAR WIRAHADIKUSUMAH - BUKAN SEKADAR ISTRI PRAJURIT ", KARYA HERRY GENDUT JANARTO.



Buku ini merupakan biografi istri seorang tokoh/sesepuh  Siliwangi, Jenderal TNI (Purn) Umar Wirahadikusumah, yang dengan setia selalu mendampingi dalam suka dan duka. Sebagian perjalanan hidup dari Karlinah berjalan deiring dengan Sejarah Siliwangi, seiring dengan karir militer sang suami.

S P E S I F I K A S I  :
- Buku baru TAK BERSEGEL, kami anggap sebagai buku bekas.
- Hard Cover.
- KONDISI BAGUS.
- Dilengkapi dengan foto.
- Penerbit Gramedia.
- 304 halaman.
- Ukuran 16 x 24 cm.

HARGA @ Rp 80.000,-- (FIX), BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.

UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN MENGHUBUNGI TREEHOUSE KULAMA 081586008604 (SMS / WA / LINE).

UNTUK MELIHAT KOLEKSI KAMI YANG LEBIH LENGKAP, SILAHKAN MENG "KLIK " SITUS-SITUS BERIKUT INI :

www.bukusejarah.com 
www.bukukoleksi.com 
www.bukujadul.com 
bukusejarahdanbiografi.blogspot.co.id 
bukumajalahjadul.blogspot.co.id 
bukug30spki1965.blogspot.co.id 
bukusejarahg30s.blogspot.co.id 
bukubudayajawa.blogspot.co.id 
bukubonsai.blogspot.co.id  
bukusastrapopuler.blogspot.co.id 
bukusiliwangi.blogspot.co.id 
integrasitimortimur.blogspot.co.id 
jualbukupenting.blogspot.co.id 
sepatukudabekas.blogspot.co.id
pasukankomando.blogspot.co.id

MAAF, KAMI TIDAK MELAYANI TRANSAKSI SECARA COD.

BUKU JADUL SEJARAH SILIWANGI DAN BIOGRAFI TOKOH SILIWANGI : UMAR WIRAHADIKUSUMAH - DARI PERISTIWA KE PERISTIWA.

BUKU JADUL SEJARAH SILIWANGI DAN BIOGRAFI TOKOH/SESEPUH SILIWANGI, MANTAN KOMANDAN KOMANDO KOTA BESAR DJAKARTA RAJA (KMKB-DR), MANTAN PANGDAM V/JAYA, MANTAN PANGKOSTRAD, MANTAN KASAD, MANTAN KETUA BPK, MANTAN WAKIL PRESIDEN KE-4 R.I., JENDERAL TNI (PURN) UMAR WIRAHADIKUSUMAH, " DARI PERISTIWA KE PERISTIWA ", KARYA KOLONEL (PURN) R.A. HIDAYAT S.H. DKK.







Kisah hidup dan perjuangan Jenderal TNI (Purn) Umar Wirahadikusumah sudah banyak diketahui dari berbagai buku tentang Sejarah Siliwangi, namun untuk lebih jelasnya anda dapat membacanya pada blog kami ini dengan membuka judul iklan " UMAR WIRAHADIKUSUMAH - MENEGAKKAN KEBENARAN DALAM DIAM ", Karya Herry Gendut Janarto, karena isinya hampir sama, namun cukup banyak kisah yang tidak tertulis dalam buku ada pada buku ini.

DAFTAR ISI BUKU " DARI PERISTIWA KE PERISTIWA " :
1. Kata Pengantar.
2. Sambutan.
3. Situraja.
4. Limbangan.
5. Selamat Tinggal Situraja Dan Teman tercinta.
6. Si Anak Hilang Yang tertarik Jadi Prajurit.
7. Selamat Jalan Ayah Tersayang.
8. Memasuki TKR Tahun 1945 -1947.
9. Batalyon Umar Dalam Penumpasan PKI Madiun.
10. Menumpas Pemberontakan PKI Madiun.
11. Mayor Umar Komandan Komando Militer Kota (KMK).
12. Divisi Siliwangi Setelah Pengakuan Kedaulatan.
13. Mayor Umar Sebagai Kasi II (Operasi) Siliwangi.
14. Letkol Umar Sebagai Dan Rem 10 Div. Siliwangi.
15. Cinta Kilat.
16. Letkol Umar Dikirim Ke Sumatera.
17. Siliwangi Dalam Menumpas Pergolakan Sparatis Bersenjata Dan PRRI.
18. Letkol Umar Dalam Gerakan  Penumpasan PRRI.
19. Kolonel Umar Wirahadikusumah Sebagai Pangdam V/Jaya Yang Pertama.
20. Prolog Pemberontakan G30S/PKI.
21. Lembaran Hitam Kodam V/Jaya G3oS/PKI Meletus.
22. Mayjen umar Wirahadikusumah Sebagai PANGKOSTRAD Dan PANGKOLAGA.
23. Letjen Umar Wiraahadikusumah Sebagai KASAD.
24. Jenderal Umar Wirahadikusumah ke BEPEKA.
25. Jenderal TNI (Purn) Umar Wirahadikusumah Sebagai Wakil Presiden.

S P E S I F I K A S I   :
- Buku bekas.
- Hard cover.
- Masih bagus untuk buku berusia lebih dari 30 tahun.
- Sudut-sudut buku sebagian sudah terkikis, TAPI ISI BUKU MASIH BAGUS.
- Halaman lengkap.
- Dilengkapi dengan foto-foto bersejarah.
- Penerbit Yayasan Kesejahteraan Jayakarta dan Badan Penerbit " SANDAAN ".
- 310 halaman.
- Ukuran 16 x 24 cm.

HARGA Rp 450.000,-- (FIX), BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.

UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN MENGHUBUNGI TREEHOUSE KULAMA 081586008604 (SMS / WA / LINE).

UNTUK MELIHAT KOLEKSI KAMI YANG LEBIH LENGKAP, SILAHKAN MENG "KLIK " SITUS-SITUS BERIKUT INI :

www.bukusejarah.com 
www.bukukoleksi.com 
www.bukujadul.com 
bukusejarahdanbiografi.blogspot.co.id 
bukumajalahjadul.blogspot.co.id 
bukug30spki1965.blogspot.co.id 
bukusejarahg30s.blogspot.co.id 
bukubudayajawa.blogspot.co.id 
bukubonsai.blogspot.co.id  
bukusastrapopuler.blogspot.co.id 
bukusiliwangi.blogspot.co.id 
integrasitimortimur.blogspot.co.id 
jualbukupenting.blogspot.co.id 
sepatukudabekas.blogspot.co.id
pasukankomando.blogspot.co.id

MAAF, KAMI TIDAK MELAYANI TRANSAKSI SECARA COD.






Selasa, 05 Juli 2016

BUKU SEJARAH SILIWANGI DAN BIOGRAFI TOKOH SILIWANGI : JENDERAL TNI (PURN) UMAR WIRAHADIKUSUMAH.

BUKU SEJARAH SILIWANGI DAN BIOGRAFI TOKOH/SESEPUH SILIWANGI, MANTAN PANGDAM V/JAYA, PANGKOSTRAD, KASAD, KETUA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN & WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, JENDERAL TNI (PURN) UMAR WIRAHADIKUSUMAH, " MENEGAKKAN KEBENARAN DALAM DIAM ", KARYA HERRY GENDUT JANARTO.










Jenderal TNI (Purn) Umar Wirahadikusumah adalah seorang tokoh militer dan sesepuh SILIWANGI, beliau juga merupakan tokoh berdarah Menak (Bangsawan) Tanah Sunda. 
Beliau adalah tokoh yang turut memegang peranan penting dalam penentuan arah perjalanan sejarah Bangsa Indonesia, karena beliau terlibat aktif dalam penumpasan 2 (dua) peristiwa berdarah yang dilakukan kaum Komunis, yaitu penumpasan Pemberontakan PKI Madiun 1948 pimpinan Musso dan menjadi salah satu " PALANG PINTU " penghalang dan penumpas Pemberontakan G30S/PKI 1965.


BERIKUT ADALAH KISAH HIDUP DAN PERJUANGAN SINGKAT JENDERAL TNI UMAR WIRAHADIKUSUMAH :

**- Dilahirkan dari pasangan Raden Rangga Wirahadikusumah (Wedana Cibatu, Garut) dan Nyi Raden Lesmana Ratnaningrum (Anak Patih Bandung Timur) , pada tanggal 10 Oktober 1924.
**- Pendidikannya diperoleh di ELS (Europeesche Lagere School/SD) di Cicalengka, MULO/SMP di Ciawi, Tasikmalaya.
**- Semasa penjajahan Jepang mengikuti pendidikan Seinendojo di Dago, Bandung dan Tangerang lalu dilanjutkan dengan pendidikan tentara PETA di Bogor.
- Segera setelah Proklamasi 17 Agustus 1945 beliau bergabung dengan BKR,  dan langsung bertugas di Divisi Siliwangi, beliau sempat menjadi Ajudan Kolonel A.H. Nasution, Panglima Divisi III/Siliwangi. Selama bertugas di Divisi Siliwangi beliau lebih banyak bertugas dalam operasi-operasi militer penumpasan Pemberontakan, seperti DI/TII Kartosuwiryo, PKI Madiun /Muso (Semasa Long March Siliwangi), PRRI di Sumatera Utara dan Gerombolan Liar Pengganggu Keamanan lainnya.
**- Pada 31 Januari 1959, Letkol Umar Wirahadikusumah diangkat sebagai Komandan Komando Militer Kota Besar Djakarta Raja (KMKB -DR), yang kemudian menjadi KODAM V Jaya dan saat bertugas sebagai PANGDAM V Jaya inilah beliau mengemban tanggung jawab yang sangat besar, disamping harus menghadapi gangguan keamanan yang masih sangat sering terjadi di sekitar Jakarta, beliau juga harus bertanggung jawab atas keamanan berbagai proyek besar yang saat itu sedang giat-giatnya dilakukan atas perintah Bung Karno (SERING DISEBUT PROYEK MERCUSUAR), seperti : Monumen Nasional (MONAS), yang puncak api berlapis emasnya sempat disimpan di Markas KODAM V/Jaya, Pembangunan Gelora Senayan, Mesjid Istiqlal, Hotel Indonesia dan Jakarta By Pass (Sekarang Jl. Jend. A. Yani).
Pada saat itulah hubungan beliau dengan Bung Karno menjadi dekat, bahkan beliau acap kali diminta untuk menemani Bung Karno ke Jatinegara jika sedang WAKUNCAR ke rumah Yurike Sanger.
**- Pada saat terjadi peristiwa berdarah Pemberontakan G30S/PKI 1965, sebagai PANGDAM V/Jaya dan Penguasa Pelaksana Perang Daerah (PEPELRADA), beliau memainkan peranan penting dan bertindak cepat bersama Pangkostrad Mayjen Soeharto (Kelak menjadi Presiden RI ke-2) menjadi " PALANG PINTU ", untuk menghalangi dan menghancurkan kekuatan PKI di Ibukota. Saat itu pasukan yang bisa digerakkan Pak Harto dengan cepat hanyalah 1 Batalyon RPKAD, Batalyon 328 / Kujang II dan Pasukan dari Kodam V/Jaya yang sebagian juga terlibat dalam G30S/PKI tersebut, yaitu Kol. Abdul Latief, Komandan Brigif I KODAM V/Jaya, namun berkat kesigapan beliau, unsur-unsur PKI di KODAM V/Jaya berhasil dinetralisir dan pasukan yang tidak terlibat dapat segera dikonsolidasikan dalam operasi penumpasan gerakan PKI.
Saat itu sebagian besar pasukan tempur seperti KOSTRAD dan RPKAD sedang berada di perbatasan dalam rangka Operasi DWIKORA (KONFRONTASI dengan Malaysia). 
**- Tanggal 2 Desember 1965, beliau diangkat menjadi PANGKOSTRAD, setelah itu pada tanggal 4 Desember 1969 dipercaya untuk menjabat sebagai KASAD.
**- Tanggal 10 Agustus 1973 diangkat sebagai Ketua BPK selama 2 (dua) periode sampai tahun 1983, setelah itu pada tanggal 11 Maret 1983 diangkat sebagai Wakil Presiden RI ke 4 hingga 11 Maret 1988.


BUKU INI HARUS DIBACA OLEH PARA PENGGEMAR BUKU-BUKU SEJARAH, KARENA DI DALAMNYA AKAN DITEMUKAN HAL-HAL YANG MUNGKIN BELUM DIKETAHUI DARI BUKU LAIN, MISALNYA :
- Pak Umar pernah menyatakan keprihatinannya kepada Pak Harto tentang Penembakan Misterius (PETRUS).
- Sikap dingin Pak Harto setelah Pak Umar menyinggung tentang bisnis anak-anak Pak Harto.
- Dan masih banyak lagi hal-hal lain dalam kehidupan beliau yang dapat dijadikan sebagai teladan. 


MENGENAI PERANANNYA DALAM SEJARAH SILIWANGI, RASANYA TAK PERLU DIRAGUKAN LAGI, KARENA HAMPIR SEPARUH HIDUPNYA BELIAU BERTUGAS DI SATUAN MILITER LEGENDARIS TERSEBUT, BEBERAPA JABATAN YANG PERNAH DIEMBANNYA DI DIVISI SILIWANGI, ANTARA LAIN :
- Komandan Pertama BKR / TKR / TRI / TNI Cicalengka.


- Saat Divisi Siliwangi terbentuk pada tanggal 20 Mei 1946, Kapten Umar diangkat sebagai Wakil Kepala Staf Operasi Resimen XI / Tasikmalaya. Saat itu Umar mendapatkan tugas menumpas " Golongan Merah " di Daerah Pekalongan, Tegal dan Brebes dan Gerombolan DI-TII di Malangbong.


- Awal tahun 1947, Kapten Umar diangkat sebagai ajudan Panglima Divisi III/Siliwangi, Kolonel A.H. Nasution.


- Beliau juga sempat menjabat sebagai Direktur Latihan Perwira di Garut, Komandan Batalyon I Cirebon dan komandan Sub Wehr Kreise II di Kuningan.


- Saat Hijrah Siliwangi, Kapten Umar sudah memimpin Batalyon sendiri yang memakai namanya, yaotu Yon Umar Wirahadikusumah di bawah komando Brigade 13.

- Saat pemberontakan PKI Madiun 1948, Kapten Umar dan segenap Batalyon dalam Divisi Siliwangi turut serta dalam operasi penumpasan PKI tersebut dan beliau sempat diangkat sebagai Kepala Pemerintahan Militer di Magetan.

- Menjelang Long March Siliwangi  (Kembali ke Jawa Barat), Umar dipercaya menjadi Komandan " Commando Troop " Staf Divisi Siliwangi dengan tugas mengawal dan mengamankan segenap Staf Divisi Siliwangi. Saat Long March itulah Siliwangi kembali harus menghadapi Agresi Militer II Belanda dan Gerombolan DI-TII Kartosuwiryo.

- Tahun 1950, Mayor umar menjabat sebagai Komandan Komando Militer Kota (KMK) Cirebon, kemudian berturut-turut maenjabat ; Ketua Komisi Screening, Kepala Staf Urusan Ex KNIL, Kepala Seksi II Operasi Divsi Siliwangi, kemudian Kepala Staf Brigade C di Cirebon dan Komandan Resimen XI Komando Operasi Sektor A i di Garut.

- Selanjutnya Umar menjadi Inspektur Jenderal Territorium III (Jawa Barat) kemudian ditunjuk sebagi Kepala Staf Operasi Territorium II sampai tahun 1956. Karirnya kemudian meningkat lagi menjadi Komandan Resimen X Divisi Siliwangi yang meliputi Kabupaten Bandung, Garut dan Sumedang dan pangkatnya dinaikkan menjadi Letnan Kolonel / Overste.

- Saat terjadi pergolakan di Sumatera dan Sulwesi (PRRI/PERMESTA), Umar ditunjuk sebagai Komandan Resimen Team Pertempuran (RTP) 01 Divisi Siliwangi untuk bertugas di Sumatera menumpas PRRI, dengan membawahi beberapa Batalyon Kujang, saat itu beliau membawahi Batalyon 309 pimpinan Kapten Sayidiman Suryohadiprojo, Batalyon 330, Batalyon 328/Kujang II, Batalyon 325 dan Batalyon Gabungan Galuh.

- Saat tugas di Jawa Barat menumpas DI-TII dapat diselesaikan, Umar sudah ditugaskan ke Suimatera dan lagi-lagi, beliau dipanggil KASAD Mayor Jenderal A.H. Nasution untuk menerima jabatan yang lebih berat, yaitu Komandan Komando Militer Kota Besar Djakarta Raya (KMKB-DR).

S P E S I F I K A S I :
- Buku bekas.
- Hard Cover berjaket.
- MASIH BAGUS.
- Halaman lengkap.
- Dilengkapi dengan foto.
- Penerbit Pustaka Kayutangan.
- Cetakan kedua, Januari 2006.
- 283 halaman.
- ukuran 16 x 24 cm.


HARGA @ Rp 300.000,-- (FIX), BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.

UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN MENGHUBUNGI TREEHOUSE KULAMA 081586008604 (SMS / WA / LINE).

UNTUK MELIHAT KOLEKSI KAMI YANG LEBIH LENGKAP, SILAHKAN MENG "KLIK " SITUS-SITUS BERIKUT INI :

www.bukusejarah.com 
www.bukukoleksi.com 
www.bukujadul.com 
bukusejarahdanbiografi.blogspot.co.id 
bukumajalahjadul.blogspot.co.id 
bukug30spki1965.blogspot.co.id 
bukusejarahg30s.blogspot.co.id 
bukubudayajawa.blogspot.co.id 
bukubonsai.blogspot.co.id  
bukusastrapopuler.blogspot.co.id 
bukusiliwangi.blogspot.co.id 
integrasitimortimur.blogspot.co.id 
jualbukupenting.blogspot.co.id 
sepatukudabekas.blogspot.co.id
pasukankomando.blogspot.co.id

MAAF, KAMI TIDAK MELAYANI TRANSAKSI SECARA COD.



Minggu, 03 Juli 2016

G.H. MANTIK, PROFIL SEORANG PEJUANG PRAJURIT (TOKOH SILIWANGI).

BUKU SEJARAH SILIWANGI DAN BIOGRAFI TOKOH SILIWANGI, MANTAN PANGDAM /JAYA DAN MANTAN GUBERNUR SULAWESI UTARA, LETJEN TNI (PURN) GUSTAAF HENDRIK MANTIK., " G.H. MANTIK - PROFIL SEORANG PEJUANG PRAJURIT ", KARYA ROELOF A.J. GOSAL, CHARLES R. TUMEMBOW DAN HERMAN KARAMOY.







Divisi Siliwangi adalah satuan militer yang memiliki sejarah sangat panjang dan sarat dengan nilai-nilai perjuangan. Siliwangi nyaris tampil di berbagai kancah perjuangan, apakah itu dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan (Catatan Sejarah Yang Paling Terkenal Adalah : - Peristiwa Bandung Lautan Api, -  Hijrah Siliwangi Ke Jawa Tengah dan  - Long March Siliwangi Dari Jawa tengah Kembali Ke Jawa Barat). Ataupun saat tampil sebagai prajurit pejuang dalam rangka menegakkan kedaulatan NKRI dari rongrongan para pembangkang di berbagai penjuru Indonesia. Bahkan beberapa kali turut serta dalam misi-misi perdamaian di luar negeri.
Semua itu sepak terjang dan pengabdian Divisi Siliwangi membawanya menjadi salah satu Satuan Militer Yang Melegenda dan disegani, terlebih lagi, sangat banyak perwira-perwira Siliwangi yang di kemudian hari memegang berbagai jabatan penting , baik jabatan militer maupun jabatan sipil.

Lebih dari semua itu, adatak boleh dilupakan, kalau kita perhatikan Siliwangi yang merupakan pasukan asli daerah Jawa Barat, ternyata sejak masa lalu sudah sangat moderat dan sangat mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, bayangkan para prajurit yang sebagian besar anggotanya adalah berasal dari suku Sunda, ternyata dapat dengan sangat terbuka dan loyal terhadap pimpinan mereka, tercatat beberapa tokoh penting dalam jajaran Siliwangi antara lain :
- Jenderal. A.H. Nasution, yang berasal dari Sumatera Utara.
- Kol. A.E. Kawilarang, yang berasal dari Minahasa.
- Mayjen A.J. Witono , yang berasal dari Yogyakarta dan seorang Katolik.
- Letjen TNI (Purn) Himawan Soetanto, yang berasal dari Jawa Timur.
- Belum lagi perwira-perwira lainnya seperti H.G. Rorimpandey.

Khusus untuk buku ini menampilkan tokoh Letjen TNI (Purn) G.H. Mantik, beliau adalah seorang mantan Laskar pejuang berdarah Kawanua, terpelajar dan kental dengan latar belakang pendidikan Belanda, tapi ia justru tampil gigih di medan tempur menentang penjajah Belanda. Mantik yang Manado lebih populer di Bumi Siliwangi, karena Jawa Barat adalah tempat dimana ia dilahirkan, serta basis perjuangannya, sehingga ia akrab dengan yang bernuansa Sunda.

Awal perjuangan G.H. Mantik adalah saat bergabung dengan Laskar Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi (KRIS) daerah Bandung dan bersama dengan berbagai Laskar, Kesatuan lain dan BKR, mereka bahu membahu mengadakan berbagai serangan dan perlawanan terhadap Belanda.
Selanjutnya pemerintah membentuk BKR - TKR - TRI di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, dan berbagai Laskar dan Kesatuan Perjuangan di Jawa Barat berada dalam komando Panglima Divisi III Komandemen I TKR Jawa Barat. G.H. Mantik turut mengalami peristiwa Bandung Lautan Api, 
Setelah proses reorganisasi disususn Mantik ditunjuk sebagai Komandan Peleton dalam kesatuan Batalyon Siluman yang dipimpin oleh Dan Yon III Ahmad Wiranatakusumah.
Saat Divisi Siliwangi harus melaksanakan Hijrah, Mantik menjabat Komandan Seksi Det I Stoottroep Garuda Res X dan beliau Hijrah melalui laut dengan menumpang Kapal LST. Pelikan dan mendarat di Rembang, Jawa Tengah untuk kemudian bergerak ke Solo dan Yogyakarta. 
Saat terjadi peristiwa pemberontakan PKI Madiun 1948, pimpinan Muso, Mantikpun ikut serta dalam penumpasan tersebut. Selesai penumpasan di saat kondisi pasukan sedang lemah, Belanda melancarkan Agresi Militernya yang kedua pada tanggal 19 Desember 1948, saat Agresi dilancarkan Divisi siliwangi sedang melaksanakan konsilidasi untuk mempersiapkan Long March kembali ke Jawa Barat.

Saat pelaksanaan Long March, G.H. Mantik bersama Brigade 12 mendapat tugas untuk menuju Bandung Selatan  dengan berjalan kaki, selama Long March seluruh Divisi Siliwangi bukan saja harus menghadapi serdadu-serdadu kolonial Belanda, tapi juga mantan teman seperjuangan yang telah menjadi lawan, yaitu gerombolan DI/TII Kartosuwiryo, namun kegigihan Divisi siliwangi mampu mengatasi semua itu, hingga akhirnya Long March yang sangat legendaris itu berhasil terlaksana.

Setelah berlakunya Penghentian Tembak Menembak (Cease-Fire Order) sebagai hasil Persetujuan Roem - Rooyen, maka Siliwangi melaksanakan konsolidasi sbb :

** Jawa Barat dipimpin oleh Gubernur Militer Kolonel Sadikin
** Federale District Jakarta dipimpin oleh Gubernur Militer Letkol Daan Jahja, dengan kekuatan :
- Yon 307/ Kalahitam.
- Yon kilat.
- Yon 317 / Banteng Taruna.
- Yon 322 / Siluman Merah.
Dan Kompi G.H. Mantik ditempatkan pada Pasukan Batalyon 322 Siluman Merah yang dipimpin oleh Kapten H.R. Dharsono (Kelak menjadi Pangdam VI Siliwangi dan Sekjen ASEAN dan Tokoh Petisi '50).

Selanjutnya dalam rangka penumpasan Republik Maluku Selatan (RMS), G.H. Mantik bertugas di bawah Batalyon 324/Siliwangi pimpinan Mayor Achmad Wiranatakusumah. selesai penumpasan RMS, G.H. Mantik dipercaya untuk menjadi Komandan Batalyon 324 / 3 Mei.

Dalam perkembangan selanjutnya G.H. Mantik banyak bertugas dalam jajaran KODAM V/Jaya, hingga mencapai jabatan Pangdam V/Jaya, setelah sebelumnya menjabat Pangdam IX/Mulawarman.
Saat menjabat Pangdam V/Jaya inilah terjadi peristiwa Mala Petaka 15 Januari 1974 (MALARI).
Selanjutnya beliau dipercaya untuk menjabat sebagai Panglima Komando Wilayah Pertahanan / Pangkowilhan I/ Sumatera dan Kalimantan Barat, setelah itu beliau menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara, Wakil Ketua MPR-RI dan Wakil Ketua DPA. 

Catatan :
Letjen TNI (Purn) G.H. Mantik adalah Ayah Mertua dari Mantan Ka Bakin Letjen TNI Arie J. Kumaat dan Ayah Angkat dari Mantan Wakasad Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri.

S P E S I F I K A S I  :
- Buku bekas.
- Soft cover.
- Masih bagus.
- Halaman lengkap.
- Dilengkapi dengan foto.
- Penerbit PT. Terang Esa Agung.
- CETAKAN PERTAMA, 1998.
- 128 halaman.
- Ukuran 15 x 21 cm.

HARGA Rp 375.000,-- (FIX), BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.

UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN MENGHUBUNGI TREEHOUSE KULAMA 081586008604 (SMS / WA / LINE).

UNTUK MELIHAT KOLEKSI KAMI YANG LEBIH LENGKAP, SILAHKAN MENG "KLIK " SITUS-SITUS BERIKUT INI :

www.bukusejarah.com 
www.bukukoleksi.com 
www.bukujadul.com 
bukusejarahdanbiografi.blogspot.co.id 
bukumajalahjadul.blogspot.co.id 
bukug30spki1965.blogspot.co.id 
bukusejarahg30s.blogspot.co.id 
bukubudayajawa.blogspot.co.id 
bukubonsai.blogspot.co.id  
bukusastrapopuler.blogspot.co.id 
bukusiliwangi.blogspot.co.id 
integrasitimortimur.blogspot.co.id 
jualbukupenting.blogspot.co.id 
sepatukudabekas.blogspot.co.id
pasukankomando.blogspot.co.id

MAAF, KAMI TIDAK MELAYANI TRANSAKSI SECARA COD.